Wednesday, June 25, 2014
0 komentar

Pedagang Pesimis Bisa Mulai Jualan di Pasar Turi

7:27 PM
Sekretaris TPPK (tim pemulihan pasca kebakaran) Pasar Turi, Kho Ping mengatakan, dengan kondisi pasar Turi yang masih belum tertata kecil kemungkinan pedagang bisa memenuhi keinginan Wali Kota Surabaya. Dimana mulai bulan puasa nanti pedagang harus sudah masuk dan berjualan.  "Kami masih takut jika harus berjualan di pasar Turi yang belum memungkinkan untuk berjualan itu," kata Kho Ping, Rabu (25/6/2014).  Disamping itu, menurut Kho Ping, fasilitas utama di stan-stan pasar Turi yakni aliran listrik belum menyala semuanya.  Meskipun jaringan listrik sudah terpasang di setiap stan.
Rabu, 25 Juni 2014 14:20 WIB
TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA

Mendekati bulan puasa, belum ada tanda-tanda pedagang menempati stan di pasar Turi Surabaya. 
Hal ini setelah akses jalan masuk ke bangunan Pasar Turi belum sempurna dan masih acak-acakan.

Sekretaris TPPK (tim pemulihan pasca kebakaran) Pasar Turi, Kho Ping mengatakan, dengan kondisi pasar Turi yang masih belum tertata kecil kemungkinan pedagang bisa memenuhi keinginan Wali Kota Surabaya. Dimana mulai bulan puasa nanti pedagang harus sudah masuk dan berjualan.

"Kami masih takut jika harus berjualan di pasar Turi yang belum memungkinkan untuk berjualan itu," kata Kho Ping, Rabu (25/6/2014).

Disamping itu, menurut Kho Ping, fasilitas utama di stan-stan pasar Turi yakni aliran listrik belum menyala semuanya.

Meskipun jaringan listrik sudah terpasang di setiap stan. 

Demikian juga dengan fasilitas lain seperti air bersih, tempat parkir, lift, tangga eskalator, kamar mandi, dan lainya belum terpasang sempurna. 

Kalaupun pedagang nekat masuk ke stan-stan dipastikan tidak bisa segera berjualan karena harus menata ulang stan sesuai yang dibutuhkan.

"Jadi, rasanya mustahil jika di bulan puasa kurang empat hari ini pedagang dapat jualan di pasar Turi," ucap Kho Ping.

Memang, diakui Kho Ping, dengan jumlah pedagang pasar Turi yang mencapai sekitar 3.400 pedagang memasuki bulan puasa sebagai momen yang tepat untuk mulai jualan di pasar Turi kembali.

Ini dikarenakan di bulan puasa hingga hari raya idul fitri merupakan masa panen bagi pedagang.

Akan tetapi, dengan kondisi pasar Turi yang belum siap ditempati maka pedagang pasar Turi dalam masa panen tahun ini harus kembali gigit jari.

"Ya bagaimana lagi, kita memaksa masuk dan jualan tetapi belum tentu pembeli mau datang karena masih sulitnya akses masuk ke pasar Turi. Mau nggak mau pedagang harus bersabar menunggu selesainya pembangunan yang dijadwalkan tuntas di bulan Oktober mendatang," tutur Kho Ping.

>>>><<<
 
Toggle Footer
Top