Sunday, June 9, 2013
0 komentar

Serikat Pedagang Pasar Indonesia Resmi Dideklarasikan

9:31 PM


 Acara deklarasi SPPI (luki/Centroone)

Jakarta - Serikat yang mewadahi seluruh pedagang pasar se Indonesia,resmi mendeklarasikan diri sebagai Serikat Pedagang Pasar Indonesia (SPPI) di Galeri Cafe TIM, Jakarta, Minggu (09/06/2013).

Serikat Pedagang Pasar Indonesia (SPPI), ini beranggotakan lebih dari .100.000 orang. Deklarasi ditandai dengan pemberian plakat oleh Ketua panitia acara kepada Presiden SPPI, Burhan Saidi.

Acara deklarasi sendiri diikuti 250-an orang. Di akhir acara, semua anggota menerima kartu tanda anggota (KTA) SPPI Dalam pernyataanya Ketua Panitia sekaligus Dewan Pelindung SPPI, Rainhard Parapat, mengatakan deklarasi SPPI adalah aspirasi penuh dari para pedagang pasar Indonesia.


Pasalnya selama ini para pedagang sering terdzolimi oleh ulah 'oknum' pengelola pasar Djaya (PD) dan pelaku bisnis besar pengelola Supermarket. "SPPI berdiri atas prakarsa para pedagang di Jakarta dan luar Jakarta. Tujuannya untuk memperkuat pedagang pasar dalam memperjuangkan, perlindungan dan aspirasi para pedagang dan kesejahteraaan, " cetus Rainhard dalam konfrensi pers deklarasi SPPI.

"Dengan adanya deklarasi ini kami harapkan kelak semua persoalan yang terkait dengan pasar bisa diselesaikan dengan baik. Dan, para pedagang tidak selalu jadi pihak yang tersisihkan, "lanjutnya.

Sementara Presiden SPPI Burhan Saidi mengungkapkan, Pasar tradisional diindonesia makin terjepit oleh toko dan pusat perbelanjaan modern. Di sisi lain, pembangunan pusat pembelanjaan maupun toko modern semakin banyak didirikan di sekitar pasar tradisional.

"Atas dasar itu, pedagang tradisional harus lebih diperhatikan. Karena pedagang ini mempunyai hak untuk mendapatkan kesejahteraan. Atas dasar itu kita meminta pemerintah untuk memberikan perhatian khusus kepada pedagang pasar tradisional," tegas Burhan.

Acara peresmian Deklarasi Serikat Pedagang Pasar Indonesia selain dihadiri para tokoh, juga dihadiri perwakilan pedagang dari berbagai daerah di tanah air seperti Padang, Semarang, Aceh, Wonosobo, Cirebon, Papua, Malang, Jambi, Banten, Tangerang, Sumut dan Jabar.

oleh : Luki Junizar-editor:YL.antamaputra

Newer Post
Previous
This is the last post.
 
Toggle Footer
Top